Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image

DuniaLari.com | Portal Lari No.1 Di Indonesia | November 22, 2014

Scroll to top

Top

Berlari Dan Berwisata Kuliner Di Mandiri Run

Berlari Dan Berwisata Kuliner Di Mandiri Run
Dessy

DuniaLari.com – Dalam beberapa tahun belakangan ini lari mulai menjadi gaya hidup di Jakarta. Setiap hari Minggu yang merupakan Car Free Day di beberapa ruas jalanan Jakarta pasti banyak ditemukan warga yang berolahraga lari. Demikian pula di taman-taman seantero kota. Dampaknya, ajang lomba lari pun mulai banyak bermunculan. Para penggemar lari pun memiliki banyak pilihan, walau terkadang malah menjadi galau untuk memilih lomba mana yang akan diikuti.

Seperti yang terjadi pada hari Minggu 26 Mei 2013 dimana tercatat ada tiga lomba lari yang diselenggarakan di Jakarta. Pertama, Mandiri Run di Senayan City. Kedua, Wine and Cheese Run di Kelapa Gading. Ketiga, Fitness First Fun Run di Plaza Selatan Gelora Bung Karno Senayan.

 

Mandiri Run dimulai pukul 6.30 WIB di Senayan City untuk kategori 10K dengan diawali lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan seluruh peserta kemudian dilanjutkan pengibaran bendera start oleh Ketua Umum PB PASI Bob Hasan. Pelari kategori 5K menyusul segera setelahnya. Menurut pihak Bank Mandiri tercatat 1700 orang peserta lomba lari yang merupakan bagian dari rangkaian acara Mandiri Karnaval Nusantara.

MandiriRun_CrowdatStart

Photo: Suasana Start Mandiri Run

Dengan begitu banyaknya peserta, penyelenggara pasti sudah memperhitungkan tingkat keamanan dan kenyamanan berlari. Rute lari melalui jalan Sudirman yang bebas kendaraan bermotor memang nyaman bagi para pelari. Mengambil tempat di jalur lambat terasa lengang bagi para peserta untuk aman berlari tanpa takut saling bersenggolan. Penikmat olahraga pagi lainnya melakukan aktivitas mereka di jalur cepat.

 

MandiriRun_Race

Photo: Para Pelari Di Mandiri Run

Rute lari yang harus dilalui juga melewati beberapa persimpangan yang dipenuhi mobil dan motor. Kadang-kadang para pengendara tidak mau mengalah saat dihentikan panitia atau bahkan polisi. Tetapi secara keseluruhan pengaturan dan pengamanan rute Mandiri Run berjalan bagus dan lancar mulai dari garis start di Senayan City sampai garis finis di depan Panin Bank Senayan.

 

Mandiri Run menyediakan hadiah uang untuk juara pertama kategori 10K sebesar 7,5 juta rupiah, runner-up memperoleh 5 juta dan peringkat ketiga mendapat 3,5 juta rupiah. Sedangkan untuk kategori 5K hadiahnya sebesar Rp 5 juta, Rp 3 juta dan Rp 2 juta.

 

Bagi para finisher atau penamat lomba lari berhak mendapatkan gelang e-money, salah satu variasi uang elektronik, yang telah diaktifkan untuk bertransaksi sebesar 50.000 rupiah. Gelang tersebut dapat dipakai untuk membeli makanan dan minuman yang tersedia di Mandiri Karnaval, mulai dari nasi goreng, sate padang, mie ayam, gado-gado, ketoprak sampai es cendol. Pelari dan pengunjung berbaur menikmati santapan diiringi live music grup band papan atas, seperti Nidji, Naif, Yovie & Nuno, Maliq & d’Essentials serta MC kondang Oki Lukman dan Indra Bekti.

 

Para selebritas yang turut berlari dalam Mandiri Run  adalah pengusaha muda Sandiaga Uno, perencana keuangan Ligwina Hananto, pemain biola Maylaffaiza serta penulis novel Ninit Yunita. Para peserta lomba lari menyatakan mereka cukup puas akan penyelenggaraan Mandiri Run kali ini. Banyak karyawan Bank Mandiri yang juga merupakan pelari sehingga mereka pasti berusaha keras menyelenggarakan lomba sesuai standar pelari.

 

CFO (Chief Finance Officer) Bank Mandiri Pahala Mansyuri pun ikut berlari dan berkicau di twitter nya: “Mandiri Run was sooo much fun. Dapat emoney gelang lagi I just ran 9.13 km with Nike+”

 

Lydia Hutabarat, peserta kategori 5K menyatakan senang bisa ikut berpartisipasi dalam Mandiri Run. Walaupun ia biasa berlari jauh, bahkan datang ke tempat lomba dengan berlari sejauh 8K dari rumahnya di Tanjung Duren, tetapi Lydia memilih kategori 5K karena ingin menemani kawannya yang baru pertama kali ikut lomba lari.

 

Begitu pula dengan Reza Yuzar yang akan mengikuti lomba lari Sundown Marathon di Singapura pada tanggal 31 Mei. Karena akan menempuh jarak 42K nanti, ia memilih berlari 5K dalam Mandiri Run sebagai bagian dari persiapannya.

 

Sedangkan Khaerul Syah, walaupun juga mendaftar di Mandiri Run tetapi lebih memilih untuk berlari di acara lari lainnya yaitu Wine and Cheese Run 10K. Setelah berlari di Kelapa Gading, ia datang ke Mandiri Karnaval untuk ikut menikmati wisata kuliner dan ajang musik serta bertemu teman-teman dari komunitas Lari – IndoRunners. Ia juga mendaftar di ajang Fitness First Fun Run, tetapi hanya mengambil kaosnya. Jadi dalam sehari ia mendatangi semua ajang lomba lari walaupun hanya mengikuti satu lomba. Inilah contoh soal galaunya penikmat olahraga lari di Jakarta yang sedang kebanjiran ajang lomba lari.